oleh

Sudahlah Jer! Bukti Kecurangan Terlalu Lemah

Jerry Sambuaga

JAKARTA–Harapan calon legislatif DPR RI Jerry Sambuaga memenangkan gugatan di Bawaslu RI berpotensi pupus. Dalam sidang gugatan kedua, Rabu (29/5/2019), Bawaslu RI mementahkan semua bukti kecurangan yang diajukan tim Jerry  Sambuaga.

Sidang dipimpin Dr Ratna Dewi Pettalolo, SH, (MH Divisi Penindakan), Rahmat Bagja, SH. LL. M (Divisi Penyelesaian Sengketa) dan
Fritz Edward Siregar, SH, LL M PhD (Divisi Hukum). Dari pihak tergugat, ada Komisioner KPU Sulut yakni Yessy Momongan, Lanny Ointoe, Meydi Tinangon dan Salman Saelangi. Pun Komisioner KPUD Minsel.

Di sidang kedua itu, penggugat tidak bisa menunjukan bukti kecurangan suara pada Pemilu 17 April 2019. “Dokumen yang dibawa tim hukum dan tim sukses Jerry Sambuaga dimentahkan KPU Sulut dan KPU Minsel,” bocoran salah satu pengurus Golkar Sulut, ke Fakta88.com via ponse, Jumat (31/5/2019).

Mengenai situasi persidangan, sudah dipapar Ketua Bidang Keormasan DPD I Golkar Sulut Arther Wuwung di media online. ”Kami menyerahkan semuanya pada proses sidang sampai pada putusan,” kata Wuwung yang ikut hadir bersama Dantje Kaligis, Wakil Ketua DPD I Bidang Hukum dan HAM. Ia mengatakan saksi-saksi yang dihadirkan, tidak bisa menunjukan kecurangan di TPS-TPS Minsel.
“Kita harus legowo. Kader Golkar harus menerima setiap hasil pada Pemilu baru-baru ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, diberitakan Jerry Sambuaga menggugat KPU Sulut dan KPU Minahasa Selatan ke Bawaslu RI. Gugatan putra Theo Sambuaga yang merupakan caleg DPR RI dapil Sulawesi Utara itu berkaitan dengan kekalahan tipis dari caleg milenial Adrian Joppy Paruntu (AJP). JS yang merupakan anggota DPR RI aktif, hanya mampu mengumpulkan 69.160 suara atau kalah 1.461 suara dari AJP yang berhasil menghimpun 70.621 suara.
Mengenai gugatan JS, sejumlah pengurus DPD Golkar Sulawesi Utara memberikan tanggapan serupa. JS diminta mengambil sikap bijak dan menanggalkan individualitas. “Siapapun yang duduk sebagai wakil rakyat dia tetap kader Golkar . Pemilu 17 April rakyat sudah memberikan hak suaranya dan memercayakan AJP sebagai kader muda partai Golkar,” tutur pengurus DPD Golkar Sulawesi Utara Noldy Pratasis, via ponsel, Senin (27/5/2019).
Harusnya, kata Pratasis, JS berbangga bahwa Golkar masih bisa dipercaya masyarakat Sulawesi Utara. Ia berharap, JS memberikan teladan yang baik dalam berdemokrasi. “Percayalah pada KPU yang sudah menetapkan AJP sebagai suara terbanyak di internal Golkar. Saya yakin keputusan KPU tidak akan berubah,” tandas Pratasis. (RIN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed